AKAFARMA dan AKFAR PIM Tebar Penghargaan Mahasiswa berprestasi saat Wisuda -    Tingkatkan Profesionalitas Tenaga Teknis Kefarmasian lewat Uji Kompetensi

BERITA 21586742_10212656014748599_501429072395109608_o

Published on September 20th, 2017 | by Apry

0

Tingkatkan Profesionalitas Tenaga Teknis Kefarmasian lewat Uji Kompetensi

Malang,  Uji  Kompetensi  Tenaga Teknis Kefarmasian atau yang biasa disebut UKTTK diselenggarakan untuk menjamin kualitas tenaga teknis kefarmasian dalam berprofesi karena pemerintah telah mensyaratkan setiap tenaga teknis kefarmasian mengantongi sertifikat kefarmasian.

Logo_LPUK_NAKES_medium1LPUK-Nakes sebagai lembaga mandiri yang bertugas dalam pengembangan sistem uji kompetensi tenaga kesehatan yang berstandar nasional, Asosiasi Pendidikan Diploma Farmasi Indonesia (APDFI), bekerja sama dengan organisani yang menaungi lulusan Ahli madya Farmasi yaitu  Persatuan Ahli Farmasi (PAFI) menyelenggarakan uji kompetensi sebagai upaya menghasilkan lulusan tenaga teknis kefarmasian yang kompeten di bidangnya dan tersertifikasi. “ Ketika mahasiswa mengikuti ujian kompetensi kalau nanti lulus mereka akan dapat sertifikat kompetensi, sertifikat ini merupakan salah satu syarat untuk mengurus Surat Tanda Registrasi Tenaga Teknis Kefarmasian atau STRTTK” ujar Ernanin Dyah Wijayanti,S.Si., M.P.  direktur AKFAR Putra Indonesia Malang.

Senada dengan Ernanin, Direktur Akademi Analis Farmasi dan Makanan AKAFARMA Dr. Misgiati saat dikonfirmasi secara terpisah mengatakan bahwa dengan STRTTK Lulusan Ahli madya farmasi dapat berprofesi sebagai Tenaga Teknis Kefarmasian secara resmi dan bisa bekerja di semua instansi kesehatan Rumah Sakit, Puskesmas, Apotek, Industri dan yang lain.

Tahun 2017 merupakan Uji Kompetensi Tenaga Teknis Kefarmasian pertama kali yang diadakan secara serentak se-Indonesia Tanggal 16 September 2017 dan diikuti oleh 6000 peserta. Misgiati yang saat pelaksanaan menjadi salah satu dari 50 pengawas Uji kompetensi yang ditempatkan di Kota Palu Sulawesi Tengah. Uji Kompetensi secara komputerisasi untuk wilayah Malang  dilakukan ini Universitas Brawijaya Malang, karena di Universitas ini laboratorium komputernya sudah tersertifikasi. Untuk Wilayah Malang peserta terdiri dari 27 peserta mahasiswa Akafarma dan 203 mahasiswa Akfar PIM. Jumlah mahasiswa AKFAR  merupakan Jumlah terbesar terbesar peserta uji kompetensi yang diikuti oleh perguruan tinggi diploma farmasi se-Indonesia ini. (apryaje/pimonline)

 

 facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Tags: , , , , , , , ,


About the Author



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Back to Top ↑

Menu Title