AKAFARMA dan AKFAR PIM Tebar Penghargaan Mahasiswa berprestasi saat Wisuda -    Tingkatkan Profesionalitas Tenaga Teknis Kefarmasian lewat Uji Kompetensi

BERITA no image

Published on January 10th, 2013 | by Bambang

0

SOSIALISASI DINI, SMK PIM GELAR SEX EDUCATION

MALANG – Pendidikan seks kepada remaja seringkali dikesampingkan sekolah. Tidak demikian dengan Putra Indonesia Malang (PIM). Dengan difasilitasi Biro Pengembangan Pribadi dan Karir (BPPK) PIM, kemarin sebanyak 482 siswa kelas X dan XI SMK Kimia Industri PIM mendapatkan pendidikan seks untuk remaja. Materinya disampaikan dua narasumber yang kompeten di bidangnya yaitu dari Kementrian Sosial (Kemensos) dan dokter ahli kandungan. ”Acara ini memberi bekal kepada anak-anak remaja dan merupakan sebuah kegiatan preventif agar mereka tidak terjerumus pada perilaku seks bebas,” ungkap Tim BPPK PIM, Deka Ramanta S.Pd kepada Malang Post.

Kepala SMK Kimia Industri, Dian Purnamawati S.Si menuturkan kegiatan ini penting dilakukan di sekolah mereka. Apalagi 90 persen siswa di SMK PIM adalah perempuan. ”Banyak yang sumber yang menyebut bahwa jumlah pelajar yang hamil di luar nikah makin tinggi, dan ini menjadi keprihatinan kami supaya tidak sampai terjadi pada anak-anak di sekolah ini,” ungkapnya.

Keberadaan BPPK sendiri diharapkan tidak hanya menjadi konsultan siswa dalam masalah akademik saja, tapi juga masalah lain seperti pertemanan, lingkungan dan masalah keluarga. Sehingga siswa tidak sampai terjerumus pada pergaulan bebas.

Sementara itu Kukuh Pranadi Spsi MPSsp, psikolog Kementrian Sosial Jawa Timur yang kemarin menjadi pemateri di PIM membeberkan fakta bahwa kasus hubungan seks di luar nikah pada remaja semakin tinggi. Pada 2012 data yang dihimpun di Kota Batu menyebutkan ada 6 siswa SD yang melakukan hubungan seks dengan pacarnya di kamar mandi sekolah. Pada 2011 ada dua siswa SD yang mengaku pernah berhubungan dengan pacarnya. Dan pada perayaan tahun baru kemarin ia dan tim menemukan sejumlah penyimpangan seks di Vila Kota Batu.”Dari 16 kamar di satu vila yang kami teliti hanya ada 3 kamar yang tidak ada kondomnya, dan semuanya dihuni anak muda,” bebernya.

Sementara itu dokter ahli kandungan, dr Prita Muliarini yang menjadi pemateri kedua mengungkapkan pendidikan reproduksi remaja ini penting diberikan kepada siswa di sekolah. Di samping itu peran lingkungan dan keluarga juga sangat dibutuhkan agar pendidikan bisa berkesinambungan. (oci/sir/eno)

sumber berita : http://www.malang-post.com/edupolitan/59866-sosialisasi-dini-smk-pim-gelar-sex-education

sumber photo : PIM crew

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather


About the Author



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Back to Top ↑

Menu Title