Jan 12
25
SMK PIM TELAH LAMA TERAPKAN SISTEM MANAJEMEN MUTU
SMK Putra Indonesia Malang (SMK -PIM) di Jalan BArito No.5 Malang adalah salah satu sekolah peraih sertifikat ISO 9001-2008 dari 13 sekolah yang ada di kota Malang. Sebetulnya, sekolah yang hanya mempunyai satu jurusan yaitu Teknologi dan Rekayasa atau Kimia industri ini sejak berdiri tahun 1988 lalu telah menerapkan system managemen mutu dan pelayanan terpadu.
Namun pengakuan secara tertuis baru diraih tahun ini.
Persiapan yang dilakukan sekolah ini guna mendapatkan sertifikat ISO 9001-2008 tidak beda dengan sekolah lainnya. Yakni membentuk tim yang berjumlah 15 orang guru, yang bertugas menyiapkan segala macam kepentingan perolehan ISO.
Seperti penataan managemen mutu, pelayanan dan sumber daya manusia yang merupakan acuan untuk meraih sertifikat ISO. “Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada rekan-rekan guru anggota Tim yang telah bekerja kleras demi sekolah dan harapan kami semua tercapai,” ucap Luci Andriani Spd selaku Kepala SMK Putra Indonesia. Dikatakannya pula, ia sangat berharap tim ini dapat meningkatkan kinerja dan menjadi menjadi tim yang solid ke depannya nanti.
Dengan keberhasilan meraih ISO 9001-2008, sekolah ini akan lebih percaya diri memosisikan diri sebagai sekolah terdepan pilihan masyarakat Malang. Kurikulum SMK PIM ini juga dirancang sebagai kurikulum bermuatan Vocational dan Scientist, demi menyiapkan siswa yang handal dan professional dalam dunia kerja. Kerjasama pun dilakukan dengan beberapa perusahaan besar seperti PT PROPAN RAYA sebuah pabrik cat dan pernis terbesar di Indonesia. Kerjasama diberikan dalam bentuk bea siswa dan penempatan tenaga kerja.
Selain PT. PROPAN RAYA juga perusahaan Nippon dan SASA Inti serta 40 perusahaan besar lainnya. Guna menghadapi penerimaan siswa baru tahun ajaran 2012-2013 yang akan dimulai, di buka pendaftarannya pada awal Februari, sekolah ini tidak banyak melakukan perubahan promosi seperti tahun-tahun kemarin.
“Untuk masuk ke sekolah ini kami tetap melakukan seleksi bakat dan psikotes dan kami berharap tahun ini jumlah siswa yang masuk sama seperti tahun kemarin,” jelas Lusi.
Sekolah yang siswanya 60 persen wanita dan 40 persen pria ini juga dalam system pengajarannya selalu memakai metode kedekatan personal demi membentuk siswa menjadi siswa yang profesional untuk memasuki dunia kerja serta bisa melanjutkan ke Perguruan Tinggi yang berkualitas.
“ Salah satu prestasi sekolah kami tahun ini adalah juara pertama dalam kompetisi debat bahasa se-Jawa Timur,” pungkasnya.
Disadur dari Malang Post edisi Rabu, 25 Januari 2012









