Kimia

Kimia Industri

Kimia Industri Merupakan bidang yang memiliki prospek yang luas, dan diharapkan terdapat lulusan lulusan yang memiliki kompetensi yang diperlukan untuk seseorang bisa handal bekerja pada bidang kimia industri.

Dilihat dari asal katanya “Kimia Industri” dapat dijelaskan bahwa kata “Industri” adalah upaya untuk merubah bahan mentah menjadi sebuah produk yang bermanfaat dan mempunyai nilai tambah tersendiri sehingga dapat digunakan untuk masyarakat yang memerlukan. Produk yang sudah dimanfaatkan ini disebut “Produk –Akhir”.

Tidak sampai disitu saja, bahwa “Produk Akhir” itu bisa manfaatkan dan dpakai juga sebagai bahan dasar sebuah industri lainnya, hal ini disebut sebagai “Produk Antara”

Produk dalam Kimia Industri sudah pasti berhubungan dengan industri yang menghasilkan zat kimia. Dalam memperoleh bahan baku untuk diproses dalam suatu industri itu bisa didapatkan melalui proses petrokimia, pertanian, penambangan dan sumber sumber lainnya.

Guna memperjelas hubungan antara bahan baku dengan produk-akhir serta produk-antara bisa dilihat pada gambar dibawah ini. Terlihat bahwa produk yang di hasilkan oleh industri adalah produk bermanfaat untuk manusia yang mempunyai nilai tambah tinggi.

Kimia

Kimia

Selanjutnya pengertian “Kimia” adalah suatu proses perubahan identias kimia melalui perubahan unsur-unsur penyusunnya maupun massa molekulnya serta struktur molekulnya. Secara umum prosesnya disebut “Reaksi Kimia. Nah sebelum terjadi proses kimia bahannya disebut “Reaktan” dan hasilnya merupakan sebuah”Produk. Sedangkan Simbol Panah menandakan proses reaksi-kimia pemisahan sebelum dan sesudah proses.

Kimia

Kimia

Dari gambar diatas terlihat perubahan “identitas-Kimia” oleh reaktan cumene jadi produk benzene dan propylene dengan ditandai berubahnya rumus molekul dan diikuti dengan perubahan Berat Molekulnya. Proses ini disebut dengan Dekomposisi dimana perubahan reaktan menjadi produk dengan rumus molekul yang lebih sederhana.

Lawan dari proses ini disebut “Kombinasi” dimana Produk dari hasil penggabungan Reaktan dengan berat molekul yang lebih berat. Jadi Cumene yang sebagai Produk didapatkan melalui jalan mereaksikan Benzene dan Propylene.

Selain proses diatas ada juga perubahan identitas-kimia yang tak diikuti perubahan berat molekul, seperti penjelasan pada gambar dibawah ini :

Kimia

Kimia

Terlihat tak terjadi perubahan berat molekul akan tetapi hanya terjadi perubahan konfigurasi dari molekulnya. Hal yang mempengaruhi perubahan identitas-Kimia bisa terjadi pada kondisi fisis tertentu misalnya suhu , tekanan maupun pada fasa tertentu. Misalnya proses pembikinan asam nitrat secara komersial dilakukan melalui oksida Nitrik (NO). Untuk bahan baku tersebut di produksi melalui oksidasi ammonia pada fase gas dengan reaksi yang bisa dilihat pada gambar dibawah ini :

Kimia

Kimia

Karena Bidang Kimia Industri itu ruang lingkupnya sangat luas untuk ditangani maka dari itu oleh guru besar dibidang Teknik Kimia dari Massachusetts Institute of Technology yang bekerja dibidang Industri pada tahun 1910 membaginya menjadi dia bagian yaitu :

1. Satuan Proses (Unit Process)
2. Satuan Operasi (Unit Operatio

Jadi semua yang berhubungan dengan perubahan perubahan bersifat fisika dalam Indusri Kimia bisa dikatakan ”Satuan Operasi”, dan untuk Perubahan yang bersifat Kimia dikategorikan dalam kelompok ”Satuan-Proses”.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Back to Top ↑