DIARE SETELAH MINUM SUSU, KENAPA??
28 Juni 2011

Hampir setiap orang pernah mengkonsusmi susu atau produk olahan susu, terutama ketika masih bayi atau balita. Pada usia tersebut, konsumsi susu sangat diperlukan karena nilai gizi yang terkandung dalam susu. Pemenuhan gizi tersebut dapat diperoleh dari air susu ibu (ASI) dan susu formula.

Sebagian orang pernah mengalami kembung, mulas atau bahkan diare setelah mengkonsumsi susu. Terdapat ranggapan bahwa penyebabnya adalah karena orang tersebut alergi terhadap susu, namun sebenarnya kasus tersebut bukanlah alergi susu. Alergi susu terkait dengan sistem imun dimana tubuh mengeluarkan reaksi terhadap protein-protein susu, yang mengakibatkan reaksi alergi seperti gatal-gatal, muntah, sesak nafas dan lain-lain. Sedangkan kasus diare setelah minum susu merukapan intoleransi laktosa atau dengan kata lain, tubuh tidak dapat menerima laktosa.

Di dalam susu dan produk susu lainnya terkandung komponen gula atau karbohidrat yang dikenal dengan laktosa (gula susu). Pada keadaan normal, tubuh dapat memecah laktosa menjadi gula sederhana dengan bantuan enzim laktase. Berbeda dengan sebagian besar mamalia yang tidak lagi memproduksi laktase sejak masa penyapihan, pada manusia, laktase terus diproduksi sepanjang hidupnya. Enzim laktase terdapat di mukosa usus halus dan bekerja memecah laktosa menjadi monosakarida yang siap untuk diserap oleh tubuh yaitu glukosa dan galaktosa. Apabila ketersediaan laktase tidak mencukupi, laktosa yang terkandung dalam susu tidak akan mengalami proses pencernaan dan akan dipecah oleh bakteri di dalam usus halus. Proses fermentasi yang terjadi dapat  menimbulkan gas yang menyebabkan kembung dan rasa sakit di perut. Sedangkan sebagian laktosa yang tidak dicerna akan tetap berada dalam saluran cerna dan tidak terjadi penyerapan air dari faeses sehingga penderita akan mengalami diare.

Orang yang mengalami intoleransi laktosa biasanya mempunyai batas toleransi untuk mengkonsumsi laktosa, yang jika mereka mengkonsumsi dalam batas tersebut maka mereka akan mengalami gejala yang minimal. Beberapa solusi bagi orang yang mengalami intoleransi laktosa yaitu, meraka dapat mengkonsumsi produk yang bebas laktosa seperti susu kedelai atau susu formula bebas laktosa. Selain itu, produk fermentasi susu juga dapat menjadi alternatif, seperti yogurt, keju atau kefir dimana laktosa pada susu telah dipecah selama proses fermentasi sehingga aman dikonsumsi oleh penderita intoleransi laktosa.

Jadi, apakah anda termasuk penderita intoleransi laktosa? Kenalilah gejalanya sejak awal!!

Ditulis oleh: Ernanin Dyah Wijayanti, S.Si, MP. (Dosen Akfar Putra Indonesia Malang)

Share Article :

Tinggalkan komentar

  • Dendi Santoso Gabung Arema “ISL” ?

    MalangSoccerNews.web.id – Gajayana Stadium,Malang Kota. Eksodus besar besaran pemain Arema “IPL” untuk pindah ke Arema “ISL” kemungkinan akan terjadi. Setelah...
  • LOWONGAN AA APOTIK DELAPAN “8″

    Dibutuhkan 2 asisten apoteker untuk apotek DELAPAN dengan syarat: 1. Jujur 2. Bertanggung jawab 3. Menguasai Ms. Office Bagi yang berminat dan mempunyai motivasi tinggi, kirimkan...
  • Biografi Narasumber Penulisan Prof. Drs. Effendy, M.Pd, Ph.D

    Jurusan Kimia, FMIPA PSSJ Pendidikan Kimia, PPS NIP Baru : 19560929 198003 1 003 Pangkat, Gol. : Pembina Utama Madya, IV/d Bidang Ilmu : Kimia Anorganik ...
  • Lowongan AA Apotik Pelita Sari

    Dibutuhkan segera Asisten Apoteker dengan persyaratan: 1. Wanita 2. Sudah mempunyai STRTTKA atau sedang mengurus STRTTK 3. Jujur 4. Ulet 5. Cekatan Kirimkan lamaran ke: Apotek...
  • Lowongan AA Apotik Taman Raden Intan

    Dibutuhkan segera Asisten Apoteker dengan persyaratan: 1. Wanita 2. Sudah mempunyai STRTTK / sedang mengurus STRTTK 3. Jujur 4. Ulet 5. Cekatan Kirim Lamaran Ke: Taman Raden intan...

Switch to our mobile site