1. Pendahuluan Lavender telah dikenal dan dibudidayakan selama berabad-abad. Lavender pertama kali dikenal di Mesir, dimana bunga lavender digunakan dalam proses mumifikasi (Chu dan Kemper, 2001). Nama genus Lavandula dan lavender merupakan nama umum. Penamaan ini umumnya diyakini berasal dari bahasa Latin, lavare, artinya untuk mencuci. Namun, tidak ada bukti tertulis yang menguatkan penggunaan produk [...]
Rosela merupakan tumbuhan semusim, jadi hanya mengalami satu kali masa produktif. Sebaiknya rosela ditanam secara khusus tanpa diselingi tanaman lain untuk mengoptimalkan hasil panen. Pembenihan bisa dilakukan dengan cara Biji dibuat kecambah dengan cara direndam dalam air selama 24 jam dan ditutup dengan kapas basah selama 2-3 hari. Tanamlah biji yang telah menjadi kecambah langsung [...]
Penyakit Jantung Koroner ( PJK ) merupakan penyebab mortalitas dan morbiditas yang cukup tinggi. Berdasarkan data WHO diperkirakan 3,8 juta pria dan 3,4 juta wanita di seluruh dunia setiap tahun meninggal karena PJK. Atherosklerosis merupakan kontributor utama terhadap patogenesis terjadinya penyakit jantung koroner yang menjadi penyebab utama kematian ( World Health Organization, 2003 ). Salah [...]
Penggunaan “obat tradisional” serta pengobatan tradisional telah lama dipraktekkan di seluruh dunia, baik di Negara yang sedang berkembang maupun di Negara yang telah maju. Sejarah kedokteran telah menunjukkan bahwa sebagian obat tradisional ini ternyata merupakan cikal bakal dari obat moderen. Sebagai contoh adalah kina dan reserpin yang sejak dahulu telah dipakai sebagai obat tradisional untuk [...]
Nama Umum : Jahe merah Nama Ilmiah : Zingiber officinale Roxb. var Rubra. Familia : Zingiberaceae Merupakan tanaman herba semusim, tegak, tinggi 40-50 cm. Batang semu, beralur, membentuk rimpang, warna hijau. Daun tunggal, bentuk lanset, tepi rata, ujung runcing, pangkal tumpul, warna hijau tua. Bunga majemuk, bentuk bulir, sempit, ujung runcing, panjang 3,5-5 cm, lebar [...]
Jakarta, Daripada dibuang begitu saja dan hanya menjadi sampah, kulit pisang bisa dimanfaatkan untuk memurnikan air. Selain murah dan mudah didapatkan, kulit pisang lebih ampuh dibanding penyaring alami lainnya karena mampu menyerap logam berat. Tidak perlu modifikasi apapun, kulit pisang yang akan dipakai untuk memurnikan air hanya perlu dicincang kecil-kecil lalu dimasukkan ke dalam air. [...]