Warning: Missing argument 2 for wpdb::prepare(), called in C:\DataFarmasi\DocumentRoot\putraind\www\wp-content\themes\gonzo\includes\widget_areas.php on line 154 and defined in C:\DataFarmasi\DocumentRoot\putraind\www\wp-includes\wp-db.php on line 1154
Penggunaan Model Pembelajaran Siklus Belajar dan Belajar Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Kualitas Proses dan Hasil Belajar Azaz Teknik Kimia Siswa Kelas X SMK Putra Indonesia Malang ( PTK ) – PIM "Putra Indonesia Malang"PIM "Putra Indonesia Malang" | Touch Your Future

SAINS no image

Published on March 22nd, 2011 | by sugianto

1

Penggunaan Model Pembelajaran Siklus Belajar dan Belajar Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Kualitas Proses dan Hasil Belajar Azaz Teknik Kimia Siswa Kelas X SMK Putra Indonesia Malang ( PTK )

Abstrak

Kata kunci: siklus belajar, belajar kopertif, Azaz Teknik Kimia SMK, hasil belajar

Berdasarkan hasil diskusi antara guru kimia di SMK  Putra Indonesia Malang  dan pengamatan kami terhadap mata pelajaran Azaz Teknik Kimia(ATK) dapat diketahui bahwa kualitas proses dan hasil pembelajaran kimia yang terjadi di SMK Putra Indonesia masih rendah. Masalah pembelajaran kimia tersebut dapat diamati dari mata pelajaran ATK kelas X semester II pada tahun pelajaran 2005/2006 nilai rata-rata = 66,25 dengan ketuntasan belajar 64,5% (kelas X(IA & IB) dan  pada tahun pelajaran 2006/2007 kelas X  (IB &IC) semester II = 71,48 dengan ketuntasan belajar =70,8% . Nilai tersebut dapat mengindikasikan bahwa tingkat pemahaman sebagian besar siswa terhadap materi pokok ATK seperti Dasar Dasar Matematika, Gas Ideal dan gas Nyata, Neraca Massa serta neraca panas masih rendah atau belum tuntas (syarat ketuntasan 70). Disamping itu pembelajaran masih didominasi oleh penggunaan metode ceramah sehingga sebagian besar siswa masih pasif dan pembelajaran masih berpusat pada guru. Berdasarkan hasil diskusi guru terhadap masalah tersebut, diputuskan  bahwa pemecahan masalah akan dilakukan dengan menggunakan model siklus belajar-belajar kooperatif. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar ATK pada siswa kelas X SMK Putra Indonesia Malang melalui implementasi model belajar learning cycle-cooperatif learning .

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Pada masing-masing siklus dilakukan tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subyek penelitian menggunakan siswa kelas X(IA) tahun pelajaran 2007/2008 SMK Putra Indonesia Malang (39 orang siswa). Perencanaan tindakan dilaksanakan pada periode 20 Juni sampai 9 Desember 2007 sedangkan pelaksanaan tindakan dikerjakan pada periode 2 Januari 2008 sampai 3 Pebruari 2008.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus pertama penggunaan model pembelajaran siklus belajar dan belajar kooperatif tipe STAD pada materi pokok Dasar Dasar Matematika kelas X(IA)  SMK Putra Indonesia Malang dapat: (1) meningkatkan hasil belajar ATK dengan nilai rata-rata = 81,4 dan ketuntasan 87,2%, (2) meningkatkan kualitas proses belajar yang tampak keatifan siswa mengajukan pertanyaan ketika proses belajar berlangsung, keaktifan siswa memberikan tanggapan pertanyaan siswa dan guru, keaktifan siswa terlibat dalam diskusi kelompok dan diskusi kelas, dan hasil kerja kelompok yang diselesaikan tepat waktu,

Memperhatikan hasil peneleitian siklus pertama di kelas IA yang dapat diterima dengan sangat baik dengan nilai rata-rata = 81,4 dan ketuntasan 87,2%,(kelayakan belajar tuntas = 75%), maka pada siklus kedua tidak lagi dilakukan penelitian (tanpa membuat RPPseperti tahap pertama namun langsung diterapkan penggunaan Model Pembelajaran Siklus Belajar dan Belajar Kooperatif Tipe STAD di kelas IA, IB,IC, ID, IE untuk memperoleh data yang lebih akurat dan dapat meningkatkan kualitas dan hasil belajar siswa kelas X SMK Putra Indonesia Malang, kualiatas pembelajaran tidak terdata mengingat cukup sulit mengamati dan pengelola pembelajaran sekaligus (guru dan penelitian satu orang). Dari penerapapan Penggunaan Model Pembelajaran Siklus Belajar dan Belajar Kooperatif Tipe STAD siklus kedua diperoleh hasil :

Kelas Nilai rata-rata Ketuntasan belajar keterangan
IA 81,3 84,2% STAD berlangsung baik
IB 66,7 61,5% STAD berlangsung kurang baik
IC 78,7 83,7% STAD berlangsung baik
ID 75,26 84,2% STAD berlangsung baik
IE 77,98 83,7% STAD berlangsung baik

(3) menurut siswa, penggunaan model pembelajaran siklus belajar dan kooperatif sangat menarik dan menyenangkan karena memberi kesempatan kepada mereka untuk mengemukakan idea atau pendapatnya dan tidak menyebabkan mereka bosan, dan (4) Faktor-faktor penghambat yang dirasakan oleh guru kimia dalam mengimplementasikan model siklus belajar dan belajar kooperatif adalah waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan materi bertambah, pengorganisasian materi ajar harus lebih baik dan bersumber dari beberapa referensi, dan pembuatan persiapan mengajar terstruktur dan sistematis untuk memperoleh yang kita harapkan.

Penulis :  Ir. Sugianto ( Kepala Biro Litbang PI-M ) email : sugianto_gik@yahoo.com , sugianto.gik256@gmail.com

Share Article :

Tags: ,


About the Author



One Response to Penggunaan Model Pembelajaran Siklus Belajar dan Belajar Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Kualitas Proses dan Hasil Belajar Azaz Teknik Kimia Siswa Kelas X SMK Putra Indonesia Malang ( PTK )

  1. iwanmaliq says:

    Kami menawarkan kepada siswa BLOG pembelajaran.
    http://iwanaik.wordpress.com
    Gmn menurut Bapak Ir. Sugianto???…….
    Salam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

     

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Back to Top ↑

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better